Jalak Bali, Satwa Endemik Bali Barat

Jalak Bali atau yang dikenal dengan sebutan Curik Bali merupakan satwa endemik di Pulau Bali yang sekarang berada di kawasan Taman Nasional Bali Barat, Kelurahan Gilimanuk, Kabupaten Jembrana, Bali.

Panorama Indah Teluk Gilimanuk

Teluk Gilimanuk merupakan salah satu destinasi pariwisata yang sedang dikembangkan di Gilimanuk. Objek wisata alam Teluk Gilimanuk menyajikan panorama hutan mangrove dan semenanjung Prapat Agung.

Museum Manusia Purba Gilimanuk

Gilimanuk banyak menyimpan peninggalan masa lalu berupa sisa-sisa kehidupan, seperti rangka manusia, binatang, dan peralatan-peralatan yang digunakan beberapa abad lalu.

Keindahan Sunrise di Karangsewu

Karangsewu adalah sebuah lokasi di Taman Nasional Bali Barat (TNBB) dengan pemandangan berupa padang rumput luas yang teletak disekitar Teluk Gilimanuk. Masyarakat sekitar mengenal tempat ini dengan sebutan Pantai Karangsewu.

Foto-Foto Objek Wisata Gilimanuk

Di Gilimanuk terdapat objek wisata Karangsewu, Teluk Gilimanuk, Museum Manusia Purba dan lain-lain

Senin, 01 Agustus 2016

Hotel dan Homestay di Gilimanuk

Hotel Dewi Warsiki
Alamat               : Jl. Mujair Gg.1 No 3 Lingkungan Jineng Agung, Gilimanuk
Fasilitas kamar   : VIP Room ( AC, TV, Mini Wardroop, Dressing Table, Cold and hot water shower, Wi-fi)
Harga                : Rp. 400.000 + 10% Tax/Night
Fasilitas kamar   : Standart Room Down Stair
                            ( AC, TV, Mini Wardroop, Dressing Table, hot water shower, Wi-fi)
Harga                : Rp. 300.000 + 10% Tax/Night
No Telp             : 081999267401 (www.dewiwarsiki.com)




Homestay Asih
Alamat : Jalan Jalak Putih, Gilimanuk
Fasilitas kamar : TV, Fan, Single bed
Harga : Rp 100.000 /malam
No Telp : (0365)7444834


Hotel Surya  
Alamat             : Jalan Raya No. 12, Gilimanuk
Fasilitas kamar : double bad + kamar mandi dalam
Harga               : Rp 100.000/malam
Fasilitas kamar : Single bad + kamar mandi luar
Harga               : Rp 60.000/malam
No Telp            : 081337092903






Minggu, 31 Juli 2016

Lomba Mancing Umum 2016

Event ini diselenggarakan oleh POKMASWAS "ZONA BAHARI" GILIMANUK




Waktu dan Tempat Kegiatan :

Pelaksanaan lomba
        Hari/Tanggal   :      20 - 21 Agustus 2016
        Waktu            :      08.00 WITA - Selesai
         Tempat          :     Secret Bay Teluk Gilimanuk

Persyaratan dn Ketentuan Lomba :
  1. Mengisi formulir pendaftaran dan menyelesaikan administrasi lomba secarra online maupun online
  2. Pria dan wanita usia diatas 17 tahun
  3. Membawa alat pancing sendiri
  4. Para peserta lomba tidak diperkenalkan membawa umpan selama mengikuti lomba
  5. Mematuhi aturan dan tata tertib lomba yang ditetapkan panitia
Pendaftaran :
  1. Pendaftaran Langsung
           Hari/ Tanggal       :  Minggu, 15 Juli 2016 s/d 31 Juli 2016
           Waktu                 :  10.00 - 16.00 WITA
           Tempat                :  Sekretariat POKMASWAS & WARUNG KULINER
      2.  Pendaftaran Online
           Pendaftaran secara online bisa dilakukan di situs :
https://pokmaswaszonabahari.wordpress.com/situs-resmi-formulir-pendaftaran-lomba-mancing-umum-2016-bali/
 JURI :
Juri untuk lomba ini dari unsur Keanggotaan pokmaswas Zona Bahari Gilimanuk

KATEGORI DAN HADIAH “LOMBA MANCING UMUM 2016 BALI”
Hadiah Kategori Reguler :
Juara 1       : Uang tunai Rp. 2000.000 + piagam POKMASWAS ZONA BAHARI
Juara 2       : Uang tunai Rp. 1.500.000 + piagam POKMASWAS ZONA BAHARI
Juara 3        : Uang tunai Rp. 1.000.000+ piagam POKMASWAS ZONA BAHARI
Hadiah Kategori Premium dan Deluxe :
Juara 1         : 1 unit sepada motor + thropy
Juara 2         : Uang tunai Rp. 5.000.000 + thropy
Juara 3          : Uang tunai Rp. 2.500.000+ thropy

KETENTUAN DAN PERATURAN LOMBA :
  1. Para peserta yang tidak melakukan daftar ulang serta tidak membatalkan ke ikut sertaannya 7hari sebelum lomba, dinyatakan gugur dan uang pendaftaran hangus.
  2. Para peserta telah memiliki nomer peserta saat pelaksanaan lomba, atau dinyatakan gugur.
  3. Para peserta harus datang ke tempat lomba tepat waktu pkl. 08.30 wita.
  4. Para peserta membawa alat pancing sendiri berupa joran rooling dan tidak boleh menggunakan kail lebih dari 2mata kail.
  5. Para peserta tidak diperkenankan membawa umpan sendiri, atau membeli di luar arena lomba.
  6. Hasil tangkapan dinilai berdasar minimal berat 500gram (kurang daripada itu wajib release) dan jenis ikan.
  7. Hasil tangkapan yang sah untuk dinilai hanya kail yang tepat mengenai area mulut ikan dan ikan yang di dapat saat mengikuti lomba.
  8. Pemenang di tentukan dari akumulasi berat hasil tangkapan.
  9. Apa bila terjadi kesamaan berat dari hasil tangkapan dari peserta maka juri akan menentukan Kriteria kesempurnaan hasil tangkapan dan melalui kelas ikan.
  10. Para peserta bersedia menjaga ketertiban, tidak merusak fasilitas dan tidak mengganggu peserta lain saat lomba berlangsung.
  11. Para peserta yang curang akan dinyatakan gugur oleh panitia.
  12. Untuk mengantisipasi kecurangan, peserta lomba bersedia membeli umpan di lokasi lomba.
  13. Para peserta di larang mengganggu, memprovokasi dan mempengaruhi penilaian juri pencatat timbangan.
  14. Penilaian Juri tidak dapat di ganggu gugat oleh pihak manapun.
  15. Para peserta bersedia di nyatakan GUGUR apabila melanggar KETENTUAN DAN PERATURAN yang telah di tetapkan panitia lomba.
  16. Para peserta bersedia mematuhi semua ketentuan dan peraturan yang telah di buat oleh panitia lomba.
  17. Para peserta wajib memasang stiker pada joran yang di gunakan.
  18. Makan dan minum di luar fasilitas tiket peserta adalah tanggung jawab masing-masing  peserta.
  19. Kesalahan tekhnis alat pancing dan lain-lain yang menyebabkan keterlambatan ataupun kegagalan peserta lomba bukan menjadi tanggung jawab panitia lomba.
  20. Tidak melakukan tindakan berbahaya atau membawa senjata tajam, serta di larang membawa minuman beralkohol di arena lomba.

Salam strike
PANITIA LOMBA

CONTACT PERSON 
INDAH SRI RAHAYU : 0813399669318
WA                                  :  087861336199

Jumat, 29 Juli 2016

Keindahan Sunrise di Karangsewu

Keindahan Sunrise di Karangsewu - Karangsewu adalah sebuah lokasi di Taman Nasional Bali Barat (TNBB) dengan pemandangan berupa padang rumput luas yang teletak disekitar Teluk Gilimanuk. Masyarakat sekitar mengenal tempat ini dengan sebutan Pantai Karangsewu. Lokasinya berada di tepi pantai dengan landscape batuan karang sepanjang kurang lebih 200m garis pantai. Saat musim penghujan, tanah lapang di tepi pantai berselimut rumput berwarna hijau serupa lapangan golf. Namun ketika musim kemarau, rerumputan berubah warna menjadi coklat keemasan karena mengering. Terdapat di beberapa tempat tumbuh pohon Bekol (bidara) dengan dahan berbentuk paying yang bisa dijadikan tempat berteduh. Dari Karangsewu ini juga kita bisa melihat pemandangan sunrise (matahari terbit) yang indah.

Pantai, hutan mangrove, dan ekosistem padang rumput merupakan objek yang bisa dikembangkan untuk kegiatan wisata. Berbagai jenis kegiatan wisata dapat dilakukan, seperti wisata keluarga/piknik, mangrove tour, canoing, snorkeling, memancing, camping, birdwatching, cycling, dan kegiatan foto-foto atau prewedding juga dapat dilakukan disini. 

Karangsewu memiliki potensi yang dapat dikembangkan sebagai daya tarik wisata. Selain karena pemandangan alamnya yang indah, dari segi pengelolaan, tempat ini masuk dalam zona pemanfaatan Taman Nasional Bali Barat. Aksesnya sangat mudah dan jalan masuk cukup lebar sehingga kendaraan besar maupun kecil dapat mencapai tempat ini. Tiket masuk untuk tempat ini masih relative dapat dijangkau oleh kalangan remaja hingga dewasa. Karangsewu berjarak sekitar 1 km dari Pelabuhan Gilimanuk kearah Denpasar.







Museum Manusia Purba Gilimanuk

Museum Manusia Purba Gilimanuk - Jembrana sebagai salah satu Kabupaten di Pulau Bali, selama ini telah dikenal dengan keunikan seni budaya dan daya tarik atraksi budayanya seperti mekepung dan kesenian jegog. Disamping itu Jembrana juga memiliki potensi wisata lainnya yang merupakan daya tarik tersendiri dan tidak dapat ditemui di daerah lain, yaitu Museum Manusia Purba Gilimanuk. Gilimanuk merupakan situs kuburan prasejarah yang berada di ujung Barat Pulau Bali, tepatnya di Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana, yang berdekatan dengan Pelabuhan yang menghubungkan Pulau Bali dengan Pulau Jawa. 
Luas area Museum Manusia Purba sekitar 20 hektar. Gilimanuk  banyak menyimpan peninggalan masa lalu berupa sisa-sisa kehidupan, seperti rangka manusia, binatang, dan peralatan-peralatan yang digunakan beberapa abad lalu. Keberadaan museum manusia purba di Gilimanuk sangat strategis sebagai media pembelajaran, pelestarian dan rekreasi. Situs Gilimanuk bersama dengan Museum Manusia Purba Gilimanuk adalah kekayaan budaya yang tidak ternilai, baik dalam konteks sejarah lokal, sejarah nasional, maupun keterkaitannya dengan sejarah kawasan Asia Tenggara dan Asia Selatan, tetapi dengan kearifan lokal yang khas Bali. Pengelolaan Situs Gilimanuk dapat dianggap sebagai salah satu bentuk penghormatan kepada nenek moyang yang telah menghasilkan karya-karya budaya yang sangat mengagumkan.










Panorama Indah Teluk Gilimanuk

Teluk Gilimanuk dan Taman Siwa Mahadewa - Teluk Gilimanuk merupakan salah satu destinasi pariwisata yang sedang dikembangkan di Gilimanuk. Objek wisata alam Teluk Gilimanuk menyajikan panorama hutan mangrove dan semenanjung Prapat Agung. Aktivitas wisata bahari seperti snorkeling dan diving dapat dilakukan, selain itu juga aktivitas menelusuri Teluk Gilimanuk, Pulau Kalong, Pulau Gadung, Pulau Burung dapat dilakukan dengan kanoing, water bicycle ataupun sampan yang dapat disewakan oleh masyarakat lokal.
Pemandangan Teluk Gilimanuk
Pemandangan Teluk Gilimanuk

Tak jauh dari area Teluk Gilimanuk terdapat sebuah taman yang indah yaitu Taman Siwa Mahadewa. Di Taman Siwa Mahadewa ini terdapat sebuah patung Dewa Siwa yang tingginya kurang lebih 10 meter. Di taman ini terdapat pula jogging track dan gazebo-gazebo yang dapat digunakan untuk rekreasi keluarga.

Patung Siwa di Taman Siwa Mahadewa

Gazebo di Taman Siwa Mahadewa

Teluk Gilimanuk dikelola oleh Dinas Lingkungan hidup di bawah Dinas Pariwisata, dengan Patung Siwa Mahadewa sebagai landmark dari Teluk Gilimanuk sendiri. Teluk Gilimanuk sangat berdekatan dengan Pelabuhan Gilimanuk dan Vihara Empu Astapaka dengan landmark Vihara yaitu Patung Buddha Gauttama. Pembangunan daya tarik wisata Teluk Gilimanuk berawal hanya dari lahan kosong, kemudian beberapa tokoh berkumpul untuk membangun tempat ini dan dengan beberapa perubahan arsitektur yang telah dibangun pada tahun 2014.
Hamparan teluk yang luas dengan tatanan taman disertai gazebo-gazebo dapat menarik wisatawan asing ataupun wisatawan mancanegara yang hendak mencari tempat beristirahat sebelum atau sesudah dari Pelabuhan Gilimanuk. Wisatawan pun dapat melepas penat bersama keluarga di tempat rekreasi ini. Selain itu, Teluk Gilimanuk berdekatan dengan daerah tujuan wisata lainnya seperti Karang Sewu, Museum Manusia Purba, dan Taman Nasional Bali Barat. Wisata kuliner juga dapat dilakukan di daerah Gilimanuk dengan makanan khas Gilimanuk yaitu ayam betutu dan ikan bakar dengan variasi harganya masing-masing. Fasilitas yang terdapat di Teluk Gilimanuk adalah rumah payung, MCK dan kamar bilas, kios souvenir.

Kamis, 28 Juli 2016

Foto-Foto Objek Wisata di Gilimanuk




Teluk Gilimanuk
Teluk Gilimanuk
Gazebo di Taman Siwa Mahadewa
Patung Siwa di Taman Siwa Mahadewa
Museum Manusia Purba
Gedung Museum Manusia Purba
Koleksi Museum Manusia Purba
Koleksi Museum Manusia Purba

Koleksi Museum Manusia Purba

Patung Budha di Vihara Empu Astapaka



Patung Budha di Vihara Empu Astapaka

Kondisi dan Potensi Kelurahan Gilimanuk

A. Kondisi Fisik
a. Letak Wilayah
Kelurahan GILIMANUK berada di wilayah Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana, Provinsi Bali yang merupakan daerah dataran  rendah berpasir  dengan batas-batas wilayah sebagai berikut :
  • Disebelah Utara berbatasan dengan Teluk Gilimanuk.
  • Disebelah Selatan berbatasan dengan Desa Melaya.
  • Disebelah Timur berbatasan dengan Desa Sumber Kelampok Kec. Gerokgak, Kab. Buleleng.
  • Disebelah Barat berbatasan dengan Selat Bali
b. Keadaan Tanah
Keadaan tanah di Kelurahan GILIMANUK adalah merupakan dataran rendah dan berpasir.

c. Iklim
Kondisi iklim Kelurahan GILIMANUK tidak berbeda jauh dengan daerah-daerah yang ada di Indonesia. Pada umumnya iklim yang berlaku tergantung 2 (dua) musim, yakni musim hujan dan musim kemarau. Musim hujan dan kemarau sangat sulit diditeksi akhir-akhir ini dengan suhu udara rata-rata 28° C - 32° C dan curah hujan mencapai 1.600 mm pertahun.
B. Kondisi Sosial
a. Penduduk
Adapun jumlah penduduk Kelurahan GILIMANUK berdasarkan data terakhir yang dimiliki adalah sejumlah  8.639  jiwa dengan rincian sebagai berikut :
KK              :    2.494  KK
Laki-laki       :    4.375 Jiwa
Perempuan    :    4.264 Jiwa
b.    Pendidikan
Sekolah-sekolah yang berada pada wilayah Kelurahan GILIMANUK cukup banyak mulai dari TK/PAUD, SD/MI, SMP/MTS, sampai dengan SMU/MA sebagai berikut :
  • TK Gili Mandala berlokasi di Lingkungan Asri.
  • TK Al Mubarok berlokasi di Lingkungan Arum
  • Paud Aisiyah berlokasi di Lingkungan Arum
  • Paud Vila Delfia berlokasi di Lingkungan Asri
  • SDN 1 Gilimanuk berlokasi di Lingkungan Jineng Agung
  • SDN 2 Gilimanuk berlokasi di Lingkungan Arum
  • SDN 3 Gilimanuk berlokasi di Lingkungan Samiana
  • SDN 4 Gilimanuk berlokasi di Lingkungan Asri
  • MIN Gilimanuk berlokasi di Lingkungan Arum
  • SMPN 4 Melaya berlokasi di Lingkungan Asih
  • MTSN Gilimanuk berlokasi di Lingkungan Asih
  • SMU Gilimandala berlokasi di Lingkungan Jineng Agung
  • MA Al Mubarok berlokasi di Lingkungan Arum
 c.    Kebudayaan
Perkembangan kesenian di Kelurahan GILIMANUK dapat dikatakan cukup baik dengan adanya berbagai kelompok – kelompok seni yang berkembang di masyarakat seperti Kesenian Rindik, Bleganjur, Kuntulan, Jaranan dan Hadrah.  Hal ini menunjukkan bahwa antusiasme masyarakat dalam pengembangan dan pelestarian budaya cukup tinggi yang perlu mendapat dukungan dan perhatian serius dari Pemerintah.

C.     Keadaan Pemerintahan
Kelurahan Gilimanuk merupakan unit dari Pemerintahan Republik Indonesia, maka dalam melaksanakan tugas pemerintahannya langsung berada di bawah Kecamatan Melaya, Struktur Pemerintahan yang ada tidak kalah pentingnya dan juga lembaga-lembaga yang ada di Kelurahan Gilimanuk  maupun organisasi yang tumbuh dan berkembang di Kelurahan Gilimanuk senantiasa tertata dengan baik.